Minggu, 21 Oktober 2018

     
Home / Olahraga / Emas AG Juga Datang Dari Do'a

Emas AG Juga Datang Dari Do'a

E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita
JAKARTA - Medali Asean Games (AG) bukan saja karena latihan dan kerja keras. Medali emas tidak terlepas diperoleh dari do'a dan dukungan semua pihak/

“Saya meminta seluruh rakyat Indonesia untuk turut mendoakan dan mendukung para atlet kita yang berlaga di Asean Games 2018. Kita doakan agar bendera merah putih bisa terus berkibar di semua cabang olahraga yang dipertandingkan,” ujar Bamsoet saat menerima Panitia Program ‘Doa dan Dukungan Sukses Atlet Indonesia’ dari Kementerian Pemuda dan Olahraga di ruang kerja Ketua DPR, Jakarta, Kamis (19/4).

Bamsoet menilai para tokoh agama memiliki peran penting dalam mensukseskan program ‘Doa dan Dukungan Sukses Atlet Indonesia’. Karenanya, para tokoh agama diminta untuk tidak segan-segan mengajak umatnya berdoa bagi kejayaan Indonesia di Asean Games.

“Doa bersama ini bisa dilakukan dimana saja. Di Masjid, Geraja, Vihara, Pura serta tempat ibadah lainnya. Para tokoh ulama harus menjadi motor penggerak agar masyarakat mau bersama mendoakan para atlet kita agar meraih kemenangan,” kata Bamsoet.

Bamsoet mendukung road show ‘Doa dan Dukungan Sukses Atlet Indonesia’ yang dilakukan Kemenpora. Dalam road show tersebut, salah satu kegiatan yang dilakukan berupa penggelindingan bola raksasa setinggi 3,5 meter di 34 Provinsi.

“Ide membuat bola raksasa kemudian menggelindingkan bersama ini patut diacungkan jempol. Pesan yang bisa diambil adalah kebersamaan. Jika bola raksasa tersebut kita dorong sendiri tentu tidak akan jalan. Tetapi, jika digerakan bersama maka bola tersebut akan berjalan,” ujar Bamsoet.

Bamsoet berharap ajang Asean Games bisa menjadi sarana memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Rasa kebersamaan dan persaudaraan harus ditunjukan semua lapisan masyarakat guna memberikan spirit kepada para atlet.

“Saat ini potensi konflik sebagai imbas Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 cukup tinggi. Saya harap ajang Asean Games bisa meredam konflik yang mungkin timbul. Selain, kembali menyatukan dan mempererat persaudaraan sesama anak bangsa,” tutur Bamsoet.

Bamsoet juga berpesan agar pemerintah memperhatikan kesejahteraan para atlet. Jika fasilitas dan kesejahteraan atlet terjamin, Bamsoet optimis atlet Indonesia bisa meraih target minimal 16 mendali emas dalam Asean Games mendatang.

“Kesejahteraan tidak hanya cukup dengan memberikan bonus yang besar. Harus dipikirkan pula masa depan atlet tersebut. Fasilitasi mereka dengan memberikan pendidikan yang tinggi, sehingga ketika sudah tidak mampu berkiprah di dunia olahraga tetap mampu bertahan hidup. Kita tidak ingin melihat lagi atlet yang berprestasi dimasa muda, malah hidup dalam kesusahan di masa tuanya,” pungkas Bamsoet. [heri/lintas]



Berita Terbaru
Berita Lainnya


Advertise