Minggu, 24 Juni 2018

     
Home / Internasional / Turki Buka Kedutaan di Jerusalem Timur

Turki Buka Kedutaan di Jerusalem Timur

E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita
PRESIDEN Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan akan segera membuka kedutaan di Jerusalem Timur, bagian yang diakuinya sebagai milik Palestina pada Minggu (17/12).
Langkah itu dia lakukan di tengah meningkatnya serangan atas pengakuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa Jerusalem ialah ibu kota Israel.
Jerusalem Timur diduduki Israel dalam perang 1967 yang tidak pernah diakui masyarakat internasional.
“Karena di bawah pendudukan kita tidak bisa pergi ke sana dan membuka kedutaan. Tapi, insya Allah hari-hari itu sudah dekat dan kami akan secara resmi membuka kedutaan kita di sana,” kata Erdogan tanpa merinci.
Saat ini, Turki memiliki konsulat umum di Jerusalem, memiliki hubungan diplomatik penuh dengan Israel, dan kedutaan besar di Tel Aviv.
Erdogan kembali mengecam keputusan Trump dengan mengatakan hal itu di luar logika dan mengandung unsur zionis serta evangelis.
Dia menyebut orang-orang Yahudi tidak memiliki hak yang pantas untuk Jerusalem sebagai ‘ibu kota umat Islam’.
“Tolong berhenti di tempat Anda dan jangan coba-coba melakukan operasi Zionis. Jika Anda mencoba, akibatnya akan tinggi,” tutur Erdogan.
Erdogan juga mengingatkan umat Islam agar melawan perang yang menghancurkan kedua pihak dan menekankan perselisihan antarmereka hanya membantu negara-negara teror seperti Israel.
Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim mengatakan, “Mulai sekarang, kami menyatakan bahwa Jerusalem Timur yang diduduki adalah ibu kota Palestina.”
Turki juga ingin melihat solusi yang dapat memuaskan kedua belah pihak dalam konflik tersebut.
Respons Israel relatif dingin terhadap pernyataan-pernyataan Erdogan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel juga enggan memberikan komentar. afp/mtvn/lintas



Berita Terbaru
Berita Lainnya


Advertise