Rabu, 26 September 2018

     
Home / Ekonomi / OJK Beri Izin 20 Bank Wakaf

OJK Beri Izin 20 Bank Wakaf

E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan izin usaha kepada 20 bank wakaf mikro di lingkungan pondok pesantren di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, untuk mendorong pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan ultramikro.

“Bank wakaf mikro ini diharapkan dapat mendukung pengembangan ekonomi syariah dan mengurangi ketimpang­an, termasuk menyediakan akses pembiayaan kepada masyarakat di pondok pesantren yang berjumlah lebih dari 28 ribu pondok pesantren,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso pada sambut­an peluncuran program bank wakaf mikro di Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya oleh Presiden Joko Widodo, di Surabaya, Jawa Timur kemarin.

Melalui rilisnya, ia mengatakan ke-20 bank wakaf mikro di pondok pesantren tersebar di Cirebon, Bandung, Ciamis, Serang, Lebak, Purwokerto, Cilacap, Kudus, Klaten, Yogyakarta, Surabaya, Jombang, dan Kediri. “Hingga awal Maret 2018, dari 20 bank wakaf mikro sebagai pilot project ini disalurkan pembiayaan kepada 2.784 nasabah dengan total Rp2,45 miliar,” tutur dia seperti yang dilansir micom.

Wimboh menambahkan, skema pembiayaan melalui bank wakaf mikro ialah pembiayaan tanpa agunan dengan nilai maksimal Rp3 juta dan margin bagi hasil setara 3%. Bank wakaf mikro juga menyediakan pelatihan, pendampingan, dan pola pembiayaan yang dibuat per kelompok atau tanggung renteng.

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo menegaskan bank wakaf mikro bisa menyelesaikan persoalan nasabah di perbankan konvensional seperti masalah agunan, administrasi, dan bunga besar. “Kalau bank wakaf ini hanya dikenai biaya operasional dan biaya adiministrasi 3% per tahun, bukan per bulan. Kalau ibu-ibu mau pinjam Rp2 juta, silakan ke bank wakaf, entah untuk mengembangkan usaha rumah tangga atau untuk tambahan modal kerja dan membuka kiosnya, itu yang dilayani bank wakaf,” jelas Presiden.

Presiden juga berharap, pengembangan bank wakaf mikro di pondok pesantren bisa mendidik para santri untuk belajar mengelola perbankan. “Sehingga bila bank ini makin besar, ekonomi umat dapat berjalan dengan baik, harapan kita itu,” ungkap Presiden.micom/nizar/anov/lintas



Berita Terbaru
Berita Lainnya


Lintas Pariwisata

JFC Lomba Mancing Mania
article thumbnailBANDARLAMPUNG - Jangkar Fishing Club Lampung akan mengadakan turnamen bagi mancing mania...